Berburu Bakpia Jogja, Ini Rekomendasi Oleh-Oleh yang Selalu Jadi Favorit
Berburu Bakpia Jogja, Ini Rekomendasi Oleh-Oleh yang Selalu Jadi Favorit
Ada dua jenis wisatawan ketika datang ke Jogja. Pertama, mereka yang pulang dengan koper penuh oleh-oleh. Kedua, mereka yang menyesal karena lupa beli bakpia.
Kalau kamu termasuk golongan pertama, selamat. Kalau termasuk golongan kedua, artikel ini mungkin bisa menyelamatkan liburanmu berikutnya.
Bakpia memang sudah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari Yogyakarta. Kudapan berbentuk bulat pipih dengan isian yang lembut ini bukan sekadar oleh-oleh biasa. Ia adalah perpaduan sejarah, budaya, dan kreativitas kuliner yang terus berkembang dari generasi ke generasi.
Menariknya, bakpia Jogja kini hadir dalam berbagai bentuk dan rasa. Ada yang masih setia dengan resep legendaris kacang hijau, ada pula yang tampil lebih modern dengan isian cokelat, keju, green tea, hingga bakpia kukus yang teksturnya mirip bolu, apa memang bolu kukus ya?
Kalau kamu sedang berburu oleh-oleh khas Jogja, berikut rekomendasi bakpia Jogja yang enak dan wajib masuk daftar incaran.
1. Bakpia Mutiara Jogja, Renyah di Luar dan Lembut di Dalam
Kalau selama ini kamu berpikir semua bakpia memiliki tekstur yang sama, Bakpia Mutiara Jogja mungkin akan mengubah pendapatmu.
Bakpia yang mulai diproduksi sejak tahun 2008 ini memiliki ciri khas berupa kulit yang lebih renyah dengan isian yang lembut dan melimpah. Perpaduan tekstur tersebut membuat setiap gigitannya terasa lebih istimewa.
Pilihan rasanya pun cukup beragam dengan tingkat kemanisan yang pas di lidah. Tak heran jika banyak wisatawan yang rela mampir sebelum pulang dari Jogja.
Lokasi: Jalan Kebun Raya No.1F, Rejowinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta.
2. Bakpia Kurnia Sari, Favorit Wisatawan Sejak Tahun 1990-an
Nama Bakpia Kurnia Sari tentu sudah tidak asing lagi bagi para pecinta kuliner Jogja. Bakpia yang sudah eksis sejak tahun 1990-an ini dikenal dengan berbagai inovasi rasa yang menarik.
Selain kacang hijau sebagai rasa klasiknya, kamu juga bisa menemukan varian green tea, cokelat, keju, hingga durian susu yang menjadi favorit banyak pembeli.
Teksturnya lembut dengan perpaduan rasa manis dan gurih yang seimbang. Cocok dijadikan oleh-oleh maupun teman minum kopi saat sore hari.
Lokasi: Jalan Glagahsari No.91, Warungboto, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
3. Bakpia Pathok 25, Sang Legenda yang Tak Pernah Sepi
Membahas bakpia tanpa menyebut Bakpia Pathok 25 rasanya seperti makan gudeg tanpa sambal krecek. Kurang lengkap.
Bakpia legendaris ini menjadi salah satu ikon oleh-oleh Jogja yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain membeli bakpia yang masih hangat, pengunjung juga dapat melihat langsung proses pembuatannya.
Bakpia Pathok 25 mempertahankan cita rasa klasik dengan tekstur yang lembut dan aroma khas kacang hijau yang menggoda. Tidak heran jika namanya tetap bertahan di tengah menjamurnya merek-merek baru.
Lokasi: Sanggrahan Pathuk NG/I No.504, Ngampilan, Kota Yogyakarta.
4. Bakpia Pathok 75, Si Rapuh yang Bikin Nagih
Bakpia Pathok 75 merupakan salah satu pemain senior di dunia perbakpiaan Jogja. Berdiri sejak tahun 1948, bakpia ini memiliki karakteristik yang cukup berbeda dibandingkan kompetitornya.
Teksturnya lebih rapuh dan sedikit lebih mudah hancur ketika digigit. Namun justru di situlah letak daya tariknya.
Bakpia Pathok 75 juga menyediakan dua jenis bakpia, yakni bakpia basah dan bakpia kering. Bakpia kering dapat bertahan hingga satu bulan, sedangkan bakpia basah memiliki masa simpan sekitar dua minggu.
Kemasannya yang sederhana dengan dominasi warna hijau dan angka 75 di bagian depan juga menjadi ciri khas yang mudah dikenali.
Lokasi: Jalan HOS Cokroaminoto No.119B, Wirobrajan, Kota Yogyakarta.
5. Bakpia Kukus Tugu Jogja, Pelopor Bakpia Kukus di Jogja
Kalau kamu kurang cocok dengan tekstur bakpia tradisional, mungkin sudah saatnya mencoba Bakpia Kukus Tugu Jogja. Berbeda dari bakpia pada umumnya, bakpia ini memiliki tekstur yang lebih lembut menyerupai bolu kukus dengan berbagai pilihan isian menarik seperti kacang hijau, cokelat, dan keju. Bentuknya pun lebih bulat sehingga tampil cukup unik dibandingkan bakpia konvensional.
Kehadirannya menjadi bukti bahwa kuliner tradisional pun bisa terus berinovasi mengikuti selera generasi baru tanpa kehilangan identitasnya sebagai oleh-oleh khas Jogja.
Lokasi: Jalan Kaliurang No.10A, Caturtunggal, Depok, Sleman.
6. Bakpia Juwara Satoe, Unik dengan Varian Gula Tarik
Bakpia yang satu ini memiliki varian rasa yang cukup unik, yaitu Gula Tarik. Rasa tersebut merupakan perpaduan gula putih dengan rempah-rempah yang menghasilkan sensasi manis dan aroma yang berbeda dari bakpia pada umumnya. Cocok bagi kamu yang ingin mencoba sesuatu yang lebih istimewa. Selain Gula Tarik, tersedia pula berbagai pilihan rasa lain yang tidak kalah menggoda.
Lokasi: Jalan Jogonegaran, Ngampilan, Kota Yogyakarta.
7. Bakpiaku, Oleh-Oleh Praktis dengan Kemasan Kekinian
Bakpiaku menjadi salah satu pilihan favorit anak muda dan wisatawan yang mencari oleh-oleh praktis. Salah satu keunggulannya adalah pilihan kemasan yang lebih fleksibel, mulai dari lima buah bakpia dalam satu kotak sehingga cocok dijadikan buah tangan untuk teman kantor maupun keluarga.
Selain itu, kemasannya dibuat lebih higienis dengan daya simpan yang dapat mencapai 14 hari. Desain kemasannya yang modern juga membuat Bakpiaku tampil lebih kekinian tanpa menghilangkan cita rasa khas bakpia Jogja.
Bakpia Mana yang Paling Enak?
Jawabannya sederhana tergantung selera. Kalau menyukai cita rasa klasik, Bakpia Pathok 25 dan Pathok 75 wajib dicoba. Jika ingin tekstur yang lebih lembut dan modern, Bakpia Kukus Tugu Jogja bisa menjadi pilihan. Sementara pecinta rasa unik mungkin akan jatuh hati dengan Bakpia Juwara Satoe atau Bakpia Kurnia Sari yang kaya varian.
Pada akhirnya, berburu bakpia di Jogja bukan hanya soal membeli oleh-oleh. Ada pengalaman yang ikut dibawa pulang di dalam setiap kotaknya. Tentang aroma hangat yang keluar saat kemasan dibuka, tentang obrolan di perjalanan pulang, atau tentang seseorang di rumah yang sudah menunggu bagian bakpianya.
Jadi, sebelum meninggalkan Kota Gudeg, pastikan satu hal: jangan sampai pulang dengan tangan kosong. Sebab, ada dosa kecil yang rasanya sulit dimaafkan ketika liburan ke Jogja tanpa membawa bakpia.
