Resmi! Yamaha Gantikan Format Lama Moto3 dengan Motor Baru Mulai 2028
Resmi! Yamaha Gantikan Format Lama Moto3 dengan Motor Baru Mulai 2028
MotoGP Sports Entertainment Group (dahulu Dorna Sports) bersama Yamaha Motor Co., Ltd. resmi mengumumkan perubahan besar untuk Kejuaraan Dunia Moto3. Mulai musim 2028 hingga 2033, Yamaha akan menjadi pemasok tunggal motor balap Moto3, menggantikan format saat ini yang melibatkan beberapa pabrikan.
Keputusan ini menandai dimulainya era baru Moto3, yang selama bertahun-tahun identik dengan motor prototipe bermesin 250 cc satu silinder seperti Honda NSF250RW dan KTM RC250GP.
Yamaha Siapkan Motor Baru Berbasis Mesin CP2
Salah satu hal yang paling menarik dari proyek ini adalah basis mesin yang akan digunakan. Yamaha mengonfirmasi bahwa motor Moto3 generasi baru akan dikembangkan dari platform CP2, mesin dua silinder yang selama ini digunakan pada Yamaha MT-07, YZF-R7, hingga Tenere 700.
Meski berasal dari motor produksi massal, Yamaha menegaskan mesin tersebut akan direkayasa ulang secara menyeluruh agar memenuhi kebutuhan balap Grand Prix.
Target utamanya adalah menghasilkan rasio tenaga dan bobot yang lebih baik dibanding motor Moto3 saat ini, sekaligus menghadirkan motor berdimensi lebih besar agar sesuai dengan postur pembalap muda modern.
Dengan perubahan ini, pembalap bertubuh lebih tinggi diharapkan bisa mendapatkan ergonomi yang lebih baik tanpa harus mengorbankan gaya berkendara.
Fokus pada Talenta Pembalap dan Efisiensi Biaya
MotoGP menjelaskan bahwa perubahan regulasi ini bukan hanya soal mengganti motor, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga keberlangsungan kelas Moto3.
Dengan hanya menggunakan satu pemasok motor, biaya operasional tim diharapkan menjadi lebih terkendali. Selain itu, persaingan juga akan lebih berfokus pada kemampuan pembalap dibanding keunggulan teknis motor.
MotoGP menyebut proyek ini dibangun berdasarkan empat prinsip utama, yaitu keterjangkauan, integritas olahraga, keunggulan teknis, dan pengembangan pembalap masa depan.
Akan Digunakan Hingga Level Junior
Proyek Yamaha tidak berhenti di Moto3. Mulai 2029, platform yang sama juga direncanakan digunakan di FIM Moto3 Junior World Championship dengan spesifikasi yang sedikit berbeda. MotoGP juga tengah berdiskusi dengan berbagai kejuaraan regional agar menggunakan basis motor serupa.
Jika terealisasi, jalur pembinaan pembalap dari level junior hingga Moto3 akan memiliki standar motor yang lebih seragam sehingga proses adaptasi menuju Grand Prix menjadi lebih mudah.
Pengembangan Dimulai Akhir 2026
Motor Moto3 generasi baru memang belum diperlihatkan ke publik. Yamaha berencana mengungkap desain resminya pada 2027, sementara pengujian prototipe dijadwalkan dimulai pada akhir 2026.
Selama 2027, motor akan menjalani berbagai tahap pengembangan sebelum resmi digunakan pada musim Moto3 2028.
Yamaha Bukan Sekadar Membangun Motor
Managing Director Yamaha Motor Racing, Paolo Pavesio, mengatakan proyek ini merupakan upaya global Yamaha untuk mendukung pembinaan pembalap masa depan.
Menurutnya, Moto3 selalu menjadi pintu masuk bagi para calon bintang MotoGP. Karena itu Yamaha ingin menghadirkan platform yang mampu mendukung tim, pembalap, dan kejuaraan dalam jangka panjang, bukan sekadar menciptakan motor balap baru.
Sementara itu, Chief Sporting Officer MotoGP Carlos Ezpeleta menyebut perubahan ini akan memberikan dampak besar, baik bagi kejuaraan Moto3 maupun sistem pembinaan pembalap di seluruh dunia.
Dengan Yamaha sebagai pemasok tunggal mulai 2028, Moto3 akan memasuki babak baru. Selain menghadirkan motor dengan teknologi berbeda, perubahan ini juga diharapkan mampu menciptakan kompetisi yang lebih merata sekaligus memperkuat jalur menuju MotoGP.
