Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Begini Etika Buang Air Besar Di Gunung

Begini Etika Buang Air Besar Di Gunung
Photo by freepik


Kegiatan pendakian tentunya memerlukan waktu yang tidak singkat, bahkan dalam pendakian gunung tertentu memerlukan waktu hingga berhari-hari. Selama pendakian gunung tentunya banyak aktivitas diantaranya memasak, mendirikan tenda, dan membuat perapian.

Dalam perjalanan pendakian sebagai makhluk hidup tentunya juga butuh membuang air besar. Berbeda dengan hewan, manusia lebih beradab dan tidak membuang kotoranya sembarangan. Dalam BAB butuh etika, jangan sampai sebagai manusia kehilangan adab walaupun ditengah alam liar sekalipun.

Berikut ini etika membuang air besar di alam liar, khususnya di gunung.

1. Jauhi Jalur Pendakian

Jalur pendakian bukanlah tempat buang air besar. Selain bau yang mengerikan, tampilan yang menjijikan dan tidak sedap dipandang mata tentunya membuat pendaki lain bingung untuk membuat rute lain, apalagi kalau kanan kiri sudah jurang. Selain itu kegiatan BAB tidak terganggu dan mengganggu pendaki lain.

2. Jauhi Camping Ground

Carilah tempat yang sekiranya tidak dipakai untuk membuat tenda dan terhindar dari keramaian. Jika tidak berani mencari tempat sendirian, ajak temanmu untuk menemani dan mencari lokasi untuk membuang air besar.

3. Jauhi Sumber Air

Membuang air besar dekat dengan sumber air adalah hal yang ideal. Namun sumber air di gunung dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan orang banyak. Untuk itu sebaiknya pilih lokasi yang jauh dari sumber air agar kotoran Anda tidak mencemari kondisi air. Jika Anda membutuhkan airnya, tampunglah airnya dan bawa kelokasi untuk BAB.

4. Carilah Lokasi Yang Aman

Idealnya lokasi yang aman untuk BAB adalah diantara semak-semak yang rimbun jauh dari jalur pendakian dan sumber air, pastikan juga bukan jalur migrasi hewan liar.

5. Buat Lubang Penampungan Dan Tutup Kembali

Pembuatan lubang ini berfungsi untuk menampung kotoran Anda, usahakan yang agak dalam sekitar 15 cm. Itulah jarak aman dalam membuang limbah kotoran. Anda bisa menggunakan parang, skop mini, atau ranting pohon dalam membuat lubang. Pastikan untuk menutupnya kembali apabila sudah, kubur dengan baik, rapat, dan tanpa celah.

6. Bersihkan Sisa Kotoran Di Badan (Cebok)

Anda bisa cebok menggunakan air yang cukup jika ada. Semisal tidak ada, Anda bisa menggunakan tisu yang dibasahi, batu minimal tiga biji. Hindari menggunakan daun, jika belum tahu daun apa yang digunakan. Bisa jadi daun itu membuat Anda iritasi atau gatal-gatal pada kulit kemaluan.

Mendaki gunung merupakan kegiatan luar ruangan yang menyenangkan jika dilakukan sesuai prosedur pendakian. Jadilah pendaki yang memiliki etika agar lingkungan tetap terjaga.

Post a Comment for "Begini Etika Buang Air Besar Di Gunung"

Template Blogger Terbaik Rekomendasi