Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Bushcraft: Keterampilan Bertahan Hidup Di Alam Liar

 

Bushcraft: Keterampilan Bertahan Hidup Di Alam Liar
photo by freepik

Bushcraft merupakan kegiatan yang dilakukan di luar ruangan. Bila diartikan bushcraft bisa bearati kerajinan atau keterampilan yang berkaitan dengan cara hidup di semak-semak. Pada dasarnya, bushcraft sudah ada sejak sebelum manusia mengenal alat-alat modern. Dengan memanfaatkan alat yang ada disekitar seperti sendok kayu, mangkok dari batok kelapa, martil dari batu, dan lain-lain, seperti cara orang-orang zaman dahulu menggunakannya untuk bertahan hidup.

Bushcraft dan Survival

Jika dilihat secara sekilas antara bushcraft dan survival hampir nampak sama, namun keduanya adalah hal yang berbeda. Survival cakupannya lebih luas tidak hanya mengenai alam bebas saja dan dapat menggunakan alat apapun modern ataupun tradisional untuk bertahan hidup. Survival lebih kepada suatu kondisi yang mengharuskan seseorang atau sekelompok orang untuk bertahan hidup seperti bertahan ketika tersesat, bertahan dikerasnya kota metropolitan, saat pandemi, pesawat jatuh, dan lain sebagainya. 

Sedangkan bushcraft membatasi pada alat-alat tradisional untuk bertahan hidup di alam bebas. Bushcraft banyak mengadopsi ilmu dan keterampilan bertahan hidup dari budaya berbagai negara. Mirip dengan survival hanya saja berbeda dalam penerapannya. Bushcraft bisa dikatakan adalah teknik atau seni bertahan hidup di alam liar dengan menggunakan alat-alat tradisional atau natural crafting.

Berikut ini keterampilan yang harus Anda ketahui dalam bushcraft.

1. Keterampilan Menggunakan Pisau

Pisau adalah alat yang penting dalam bushcraft. Karena akan banyak kegiatan yang perlu dikerjakan dengan pisau. Tanpa adanya pisau Anda seperti harimau tanpa taring dan cakar.

2. Keterampilan Membuat Api

Membuat api teknik yang juga wajib Anda kuasai dalam bushcrafting. Selain untuk memasak makanan, api juga berfungsi sebagai penghangat badan dan melindungi dari ancaman hewan buas di alam liar.

Ada beberapa teknik yang bisa Anda gunakan untuk membuat api yaitu bow drill, hand drill, flint, dan steel. Setiap teknik memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dan memerlukan keahlian khusus.

3. Membangun Shalter

Shalter merupakan tempat untuk berlindung dari terpaan cuaca dan tempat untuk beristirahat. Anda bisa membuat shalter dari bahan yang tersedia di alam dengan beberapa penyesuaian seperti shalter pohon, shalter batu, dan shalter tanaman. Anda juga bisa menggunakan shalter alami di alam liar seperti gua dan celah tebing.

Selain itu pembuatan shalter juga bisa menggunakan bahan buatan misalnya, ponco, flysheet, dan lain-lain.

4. Teknik Tali-temali

Teknik tali-telami juga tidak bisa lepas dari kegiatan bushcraft. Hal ini akan sangat membantu ketika Anda membuat bivak, perangkap hewan, membuat senjata, ataupun membuat alat transportasi seperti sampan.

5. Membuat Perangkap Dan Berburu

Dalam membuat perangkap dan berburu hal yang harus Anda perhatikan adalah target hewan buruan. Sesuaikan perangkap dengan hewan yang akan Anda tangkap. Perangkap bisa berupa pancing dan bubu untuk menangkap ikan, jerat kaki untuk menangkap hewan darat, dan lain sebagainnya.

6. Mendapatkan Air

Dalam bertahan hidup dan bertualang di alam liar Anda juga  harus bisa mendapatkan air agar terhindar dari dehidrasi. Banyak cara untuk mendapatkan air misalnya dengan filtrasi, pengumpulan air hujan atau embun, dan lain-lain.

Keterampilan bushcraft akan menambah peluang kemungkinan bertahan hidup ketika situasi tanpa adanya teknologi modern dan Anda dapat humemanfaatkan sumber daya alam yang ada.

Post a Comment for "Bushcraft: Keterampilan Bertahan Hidup Di Alam Liar"

Template Blogger Terbaik Rekomendasi